GASKANINDONESIA,Luwu Timur – Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Luwu Timur menegaskan bahwa APBD Tahun Anggaran 2026 harus dirancang untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat kualitas pelayanan publik, serta memprioritaskan program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan juru bicara Fraksi NasDem, Muhammad Iwan (Iwan Lamaeto), dalam rapat paripurna pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD Lutim, Jumat (21/11/2025).
Pendapatan Daerah Harus Realistis dan Berbasis Data
Fraksi NasDem menilai bahwa target pendapatan daerah harus disusun secara realistis dengan mempertimbangkan tren ekonomi, potensi lokal, serta kondisi makro ekonomi tahun 2026. Upaya intensifikasi dan ekstensifikasi PAD disebut sebagai strategi yang perlu diperkuat.
Belanja Daerah Fokus pada Prioritas Publik
Dalam aspek belanja daerah, NasDem meminta pemerintah mengarahkan anggaran pada program prioritas yang memberi dampak langsung bagi masyarakat. Efisiensi belanja operasional menjadi poin yang sangat ditekankan.
“Rasionalisasi perjalanan dinas, konsumsi rapat, serta kegiatan seremonial harus dilakukan untuk memperbesar ruang fiskal bagi pembangunan dan pelayanan publik,” tegas Iwan.
Dukung Penyertaan Modal PT Luwu Timur Gemilang
Fraksi NasDem mengapresiasi Ranperda tentang penambahan penyertaan modal bagi PT Luwu Timur Gemilang. Menurut mereka, penguatan permodalan BUMD penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan PAD, serta memperluas layanan kepada masyarakat.
Meski demikian, NasDem menekankan bahwa penyertaan modal harus didasarkan pada analisis kelayakan, rencana bisnis yang matang, serta kebutuhan operasional yang terukur.
Apresiasi untuk Ranperda Inovasi Daerah
Fraksi NasDem juga memberikan apresiasi terhadap upaya pemerintah mendorong inovasi daerah, salah satunya melalui lomba inovasi yang diikuti 29 peserta dari berbagai perangkat daerah dan inovator lokal.
“Ini langkah terobosan yang dapat memperkuat pelayanan publik, mempercepat reformasi birokrasi, dan meningkatkan daya saing daerah,” ujar Iwan Lamaeto.
Fraksi NasDem menyetujui Ranperda Inovasi Daerah dan menilai beberapa poin krusial di dalamnya, termasuk:
peningkatan kapasitas aparatur, pengembangan inovasi layanan publik yang sederhana dan cepat,
inovasi pada sektor-sektor unggulan daerah. Iwan menekankan bahwa aparatur pemerintah harus menjadi motor penggerak inovasi daerah melalui pendampingan berkelanjutan dan peningkatan kompetensi berbasis teknologi.
Mendukung Perubahan Perda BPD dan Perangkat Desa
Terkait Ranperda perubahan atas Perda Nomor 12 Tahun 2022 tentang BPD, Fraksi NasDem menyatakan dukungan penuh. Mereka menilai penguatan hak dan kewajiban anggota BPD—termasuk tunjangan, jaminan kesehatan, ketenagakerjaan, serta masa jabatan delapan tahun—sejalan dengan peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan desa.
Fraksi NasDem juga mendukung perubahan Perda terkait perangkat desa, sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas untuk meningkatkan layanan publik.
“Dengan perda ini, perangkat desa diharapkan dapat bekerja lebih profesional dan bertanggung jawab kepada masyarakat,” tambah Iwan.
Lima Ranperda Dinilai Mampu Perkuat Pelayanan Publik
Menutup penyampaiannya, Fraksi NasDem menyampaikan apresiasi terhadap kelima Ranperda yang dibahas. Menurut mereka, regulasi tersebut berpotensi besar meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat pelayanan publik, serta memberikan arah yang jelas bagi pembangunan ekonomi dan inovasi daerah.(idul)





