GASKAN INDONESIA, Luwu Timur — Upaya memperkuat penegakan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) di Kabupaten Luwu Timur kembali mendapat tenaga baru. Dua putra daerah, Yudi Burhan, S.H., M.H. dan Wan Gun Tomo, S.H., resmi menyandang status Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) setelah menuntaskan Diklat Pembentukan PPNS yang digelar selama 45 hari di Pusdik Reserse Polri, Megamendung, Bogor.
Pelatihan yang berlangsung sejak 21 Oktober hingga 4 Desember 2025 itu mengadopsi pola 300 jam pelajaran dan diikuti 120 peserta dari berbagai kabupaten/kota. Lulus dengan hasil memuaskan, keduanya segera bergabung memperkuat jajaran penyidikan di Satpol PP Luwu Timur.
Plt. Kepala Satpol PP Luwu Timur, Baharuddin, S.Pd., M.Si., menyambut baik kehadiran dua penyidik baru tersebut. Menurutnya, tambahan tenaga PPNS sangat dibutuhkan demi mempercepat proses penyidikan dan meningkatkan kepastian hukum di daerah.
“Dengan bertambahnya SDM penyidik, penanganan perkara dapat berlangsung lebih efektif dan profesional. Ini bentuk komitmen kami memperbaiki kualitas penegakan Perda,” ujar Baharuddin.
Semangat Baru dari Putra Daerah Usai dinyatakan lulus, Yudi Burhan menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.
“Pendidikan ini bukan hanya tugas, tapi amanah besar. Kami berharap bisa memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” tuturnya.
Yudi menambahkan bahwa dirinya dan Wan Gun Tomo telah dibekali berbagai kompetensi penyidikan, mulai dari hukum acara, teknik pemeriksaan, pengelolaan berkas perkara, hingga etika profesi. Seluruh pembelajaran tersebut akan dijadikan modal untuk meningkatkan kualitas penegakan hukum di daerah.
“Kami siap bekerja secara profesional dan tetap menjunjung nilai humanis dalam setiap proses penegakan Perda,” tambahnya.
Dorongan bagi Tata Kelola yang Lebih Baik untuk Pemerintah Kabupaten Luwu Timur hadirnya dua penyidik baru ini sebagai momentum memperkuat tata kelola pemerintahan, khususnya dalam bidang ketertiban umum dan perlindungan masyarakat. Dengan SDM penyidik yang semakin lengkap, Satpol PP diharapkan lebih adaptif menghadapi kompleksitas pelanggaran Perda yang berkembang di lapangan.
“Kami ingin masyarakat merasakan manfaat nyata dari hadirnya aparat penegak Perda. Tugas kami bukan hanya menindak, tetapi juga memastikan terciptanya rasa aman,” ujar Yudi menutup pernyataan.
Diharapkan, kehadiran Yudi Burhan dan Wan Gun Tomo menjadi energi baru menuju Luwu Timur yang semakin tertib, aman, dan berdaya saing.(idl)





