NasDem Dukung Penyertaan Modal PT Lutim Gemilang, Minta Manfaat Nyata bagi Ekonomi Daerah

GASKANINDONESIA, Luwu Timur -Menanggapi perihal adanya dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), melalui Erni Malape, S.P.,yang merupakan salah satu anggota DPRD kabupaten Luwu Timur, fraksi Nasdem memberikan pandangannya, dalam rapat paripurna yang berlangsung hari ini, Rabu (12/11/2025).

Dua ranperda tersebut yakni tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2026 dan ranperda perubahan atas ranperda nomor 15 tahun 2023, terkait penyertaan modal daerah pada PT.Luwu Timur Gemilang.

Adapun isi dari pandangan fraksi Nasdem yang telah di bacakan Erni Malape, S.P., yakni, Fraksi Nasdem berpandangan mekanisme penyusunan APBD setidaknya melalui tiga tahap yang berhubungan dengan perencanaan, pembahasan, hingga pelaksanaan.

Seperti di ketahui, Anggaran pendapatan dan belanja daerah di tetapkan dengan peraturan daerah, sebagaimana yang tertuang di dalam Undang Undang, mengacu pada Undang Undang No. 17 Tahun 2003 mengenai Keuangan Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor. 58 Tahun 2005 mengenai adanya pengelolaan Keuangan Daerah.

Fraksi Nasdem mengapresiasi Penyusunan APBD yang berbasis pada kinerja dan hasil, selaras dengan Program Prioritas yang termuat dalam RPJMD 2025-2030, hal itu merupakan instrumen utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Sementara pada Aspek Pendapatan Daerah, Fraksi Nasdem menilai, proyeksi pendapatan Daerah dalam Ranperda APBD 2026 Perlu di susun secara realistis dan terukur.

Pemerintah Daerah diharapkan dapat menggali potensi potensi sumber Pendapatan Asli Daerah secara optimal, tanpa lagi membebani masyarakat, serta memperluas pendapatan basis-basis baru lainnya.

Kemudian, pada Aspek Belanja Daerah Fraksi yang identik dengan warna biru dan kuning ini, menekankan pentingnya Alokasi belanja yang berpihak pada kebutuhan masyarakat, terutama untuk peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, pemerataan infrastruktur di seluruh kecamatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami juga mendorong agar belanja daerah, diarahkan untuk memperkuat daya saing ekonomi lokal dan penciptaan lapangan kerja baru,selanjutnya Pada Aspek Pembiayaan Daerah, kami berharap kebijakan pembiayaan daerah dilakukan secara hati -hati, transparan dan memperhatikan keberlanjutan fiskal, hal ini harus diarahkan pada kegiatan produktif yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” jelas Erni Malape.

Seluruh proses tersebut menjadi pijakan awal, untuk memperkuat Ranperda APBD 2026, setiap masukan yang disampaikan mulai dari efisiensi belanja, peningkatan PAD, hingga prioritas pemerataan pembangunan, diharapkan dapat memperbaiki rancangan anggaran sebelum di tetapkan menjadi peraturan daerah.

Selanjutnya terkait dengan Ranperda tentang perubahan atas Peraturan Daerah No 15 Tahun 2023 Tentang penyertaan modal daerah pada PT. Luwu Timur Gemilang.

Fraksi Nasdem menyampaikan Apresiasi kepada pemerintah daerah atas penyampaian rancangan peraturan daerah tentang penyertaan modal kepada PT. Luwu Timur Gemilang (perseroda).

“Kami memandang bahwa penyertaan modal Daerah kepada PT. Luwu Timur Gemilang, merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran BUMD, sebagai motor penggerak ekonomi daerah, penyertaan modal ini harus membawa manfaat nyata bagi masyarakat seperti halnya penciptaan lapangan kerja baru,” tuturnya.

Penguatan ekonomi lokal dan peningkatan kontribusi BUMD terhadap PAD. Dengan dasar kerja, menyusun rencana bisnis yang jelas dan terukur, melakukan laporan kinerja keuangan secara berkala dan di kelola oleh manajemen profesional.

Hal ini bertujuan agar kebijakan penyertaan modal nantinya tidak membebani APBD secara berlebihan. Pemerintah daerah harus memastikan keseimbangan antara kebutuhan investasi dan kemampuan fiskal Daerah. Selain itu penyertaan modal juga harus di laksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan, terkait dengan batas maksimum.

Terkait investasi daerah dan prioritas program pembangunan, Fraksi Nasdem menegaskan bahwa penyertaan modal tidak boleh hanya berorientasi pada bantuan finansial, tetapi juga harus menjadi investasi yang memberikan nilai tambah dan memperkuat posisi keuangan daerah dalam Jangka Panjang.

Lap : TimNasDem Dukung Penyertaan Modal PT Lutim Gemilang, Minta Manfaat Nyata bagi Ekonomi Daerah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *