GASKAN INDONESIA —LUWU TIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus memperkuat langkah pengendalian inflasi melalui High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang digelar di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati, Senin (16/03/2026). Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah, Ramadhan Pirade.
Dalam arahannya, Ramadhan menegaskan bahwa HLM TPID menjadi forum penting untuk merumuskan langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di tengah dinamika ekonomi.
“Melalui rapat ini, kita ingin memastikan langkah-langkah bersama dalam menjaga stabilitas harga serta mengendalikan inflasi di Kabupaten Luwu Timur,” ujarnya.
Suasana rapat berlangsung dinamis dengan paparan dari berbagai pemangku kepentingan yang menyampaikan kondisi terkini di lapangan sesuai sektor masing-masing.
Salah satu perhatian datang dari Camat Tomoni Timur, Yulius, yang melaporkan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayahnya tetap aman dan kondusif. Ia menilai stabilitas tersebut merupakan hasil sinergi kuat antara pemerintah kecamatan, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta peran aktif tokoh agama dan tokoh masyarakat.
“Kondisi ini tidak terlepas dari kebersamaan semua pihak dalam menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat,” jelas Yulius.
Lebih lanjut, Yulius mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggelar pertemuan lintas agama bersama pemerintah desa guna menyatukan persepsi menjelang dua hari besar keagamaan yang waktunya berdekatan, yakni Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri. Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan penting terkait pelaksanaan ibadah, termasuk kegiatan takbiran.
“Alhamdulillah, sudah ada kesepahaman sehingga masing-masing umat dapat menjalankan ibadahnya dengan aman dan nyaman tanpa adanya gangguan,” tambahnya.
Tak hanya itu, Pemerintah Kecamatan Tomoni Timur juga tengah mempersiapkan pelaksanaan pawai ogoh-ogoh yang akan digelar pada 18 Maret 2026. Kegiatan ini akan melibatkan empat desa dan diperkirakan menjadi pusat perhatian masyarakat.
Di ibu kota kecamatan, pawai akan dipusatkan di Lapangan Batara Guru, Desa Kertoraharjo, dengan menampilkan enam ogoh-ogoh dari tiga adat yang berasal dari Desa Margomulyo dan Desa Kertoraharjo. Sementara itu, Desa Alam Buana dan Desa Cendana Hitam akan menggelar kegiatan serupa di wilayah masing-masing.
Untuk memastikan kegiatan berjalan lancar, pengamanan akan melibatkan pihak kepolisian yang didukung oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas).
Dengan sinergi lintas sektor dan kesiapan yang matang, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur optimistis stabilitas ekonomi dan keamanan daerah tetap terjaga, khususnya menjelang momen penting keagamaan yang penuh aktivitas masyarakat.(**)





