Karang Taruna Burau Semprot PTPN IV Regional 2, Tanggul Jebol Diduga Jadi Biang Banjir di Desa Lagego

GASKAN INDONESIA, LUWU TIMUR – Kemarahan warga Desa Lagego dan Desa Burau, Kecamatan Burau, terhadap PTPN IV Regional 2 semakin memuncak. Ketua Karang Taruna Desa Burau, Baso, secara tegas menuding pihak perusahaan terkesan tutup mata dan membiarkan penderitaan warga akibat tanggul jebol yang hingga kini belum juga diperbaiki.

Menurutnya, setiap musim hujan masyarakat Dusun Batangnge dan Dusun Mar-Mar selalu menjadi korban banjir bercampur lumpur yang masuk hingga ke permukiman warga.

“Perusahaan jangan hanya diam melihat masyarakat menderita. Setiap hujan turun warga selalu dihantui banjir lumpur, sementara tanggul yang jebol dibiarkan begitu saja,” tegas Baso.

Ia menilai lambannya penanganan dari pihak perusahaan menunjukkan tidak adanya keseriusan dalam menyelesaikan persoalan yang sudah lama dikeluhkan masyarakat.

Tak hanya merendam rumah warga, banjir juga merusak drainase dan akses jalan tani milik desa. Warga pun mulai geram karena sampai saat ini belum terlihat langkah konkret untuk melakukan perbaikan menyeluruh.

Baso bahkan memperingatkan, jika tanggul jebol tersebut terus dibiarkan, maka Karang Taruna bersama masyarakat Burau siap turun ke jalan melakukan aksi protes besar-besaran.

“Jangan salahkan masyarakat kalau nanti turun aksi. Warga sudah terlalu lama bersabar menghadapi banjir yang terus berulang,” tegasnya.

Kepala Desa Lagego, Akbar, turut mendesak pihak perusahaan agar segera bertindak dan tidak terus membiarkan masyarakat menjadi korban banjir musiman.(idl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *