GASKAN INDONESIA, LUWU TIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terus menggelar pasar murah sebagai upaya mengendalikan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Luwu Timur, Darfan Husain, mengatakan kegiatan tersebut telah berjalan sekitar tiga tahun dan melibatkan produk lokal, Bulog, petani, serta pelaku usaha.
“Ini bagian dari pengendalian inflasi. Kami ingin membantu menjaga daya beli masyarakat,” kata Darfan saat dikonfirmasi, Selasa (21/7/2026).
Ia menyebut, sepanjang 2026 pasar murah telah digelar sekitar 20 kali dan menjangkau delapan kecamatan. Kegiatan selanjutnya akan kembali dilaksanakan mulai 27 Juli 2026 dengan berkoordinasi bersama pemerintah kecamatan.
Darfan menegaskan, masyarakat tidak memerlukan kupon untuk berbelanja. Warga dapat langsung datang dan membeli kebutuhan yang tersedia.
“Tidak pakai kupon. Bebas, karena ini kan pengendalian inflasi. Jadi masyarakat bebas membeli,” ujarnya.
Pemkab Luwu Timur berharap pasar murah dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di daerah.(**)





