Gaskan Indonesia, Maros – Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Cenrana Kabupaten Maros Harun SKM membantah pengakuan dan pernyataan yang termuat pada pemberitaan salah satu media online terkait pelayanan korban lakalantas di Dusun Kappang, Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana. Kabupaten Maros. Senin, (10/8/ 2026)
Menurut Kepala Puskesmas (Kapus) Cenrana. Harun SKM Pelayanan medis tingkat pertama terhadap korban lakalantas telah dilakukan sesuai SOP saat korban lakalantas tiba dipuskesmas.
“Pihak kami tak mengetahui jika telah terjadi lakalantas di TKP. Dan saat hendak di rujuk sesuai permintaan pihak korban maunya menggunakan kendaraan yang di upayakan, kendaraan operasional milik badan BPBD Maros yang mengantar ke RS (Rumah Sakit) Dody Kab. Maros,” jelas Kapus Cenrana ke awak media ini via telpon menyikapi bedita dislah 1 media online tanpa konfirmasi Rabu (12/8/2026)
Harun pun menyayangkan seorang dari media yang telah mengkonfirmasinya pasca tindakkan medis yang diberikan kapada korban lakalantas tak sesui keterangan yabg du berikan dengan isi berita yangbterbit itupun ddari media yang berbeda tampa konfirmasi ke saya.
“Saya sangat menyangkan isi berita yabg telah terbit di salah 1 media online beda penjelasan saya sampaikan saat di konfirmasi beda isu berita yang terbit di media lain dan tanpa konfirmasi, memuat pernyataan LSM yang tak sesuai. Tuk menyampaikan hak jawab pada media yang bersankutan kontak tak terlihat.,” keluh Harun.
Hal senada disayang Ketua Lembaga Kontrol Etika Bisnis dan profesi serta aktivis LSM Rusman mengatakan, semestinya Media menyampai informasi yang benar sehingga tak menyesatkan kan publik dan LSM tak hanya berkisar tanpa tahu fakta.
“Bukan hanya mendengar hasutan dari oknum yang tak terpenuhi tujuannya seperti konfirmasi yang di tujukan ke Kapus Cenrana, chat yang di tujukan ke Kapus menggelikan bacanya,” kata Rusman…(*)
Lp. Tim NewsSulsel





