GASKAN INDONESIA. LUWU TIMUR – Malam puncak Bupati Awards 2026 yang digelar di Lapangan Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Timur, Senin (8/6/2026), berlangsung meriah. Selain diwarnai penyerahan hadiah umrah kepada warga inspiratif, ribuan masyarakat juga larut dalam kemeriahan sesi kuis interaktif yang dipandu langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur, Jihadin Peruge.
Di hadapan ribuan warga yang memadati lokasi acara, Jihadin tampil membangun suasana dengan gaya komunikatif dan penuh semangat. Ia mengajak masyarakat berpartisipasi menjawab berbagai pertanyaan yang telah disiapkan panitia, disertai hadiah menarik bagi peserta yang berhasil memberikan jawaban benar.
Didampingi perwakilan PT Vale Indonesia, Yusri Yunus, Jihadin beberapa kali berinteraksi langsung dengan masyarakat. Sorak sorai, tepuk tangan, dan gelak tawa mewarnai setiap sesi kuis, menciptakan suasana hangat sekaligus mempererat kedekatan antara masyarakat dengan para pemimpin daerah.
Menurut Jihadin, kegiatan yang melibatkan partisipasi masyarakat seperti ini memiliki makna lebih dari sekadar hiburan. Momentum tersebut menjadi ruang untuk membangun kebersamaan dan memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
“Momentum seperti ini bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mempererat kebersamaan dan menghadirkan energi positif di tengah masyarakat,” ujar Jihadin di sela kegiatan.
Ia berharap semangat kebersamaan yang tercipta dalam rangkaian Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur dapat terus dipelihara sebagai modal penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Selain kuis interaktif, malam puncak Bupati Awards 2026 juga menjadi momen penuh haru melalui penyerahan hadiah umrah kepada enam warga yang dinilai memiliki dedikasi dan pengabdian luar biasa kepada masyarakat. Penerima hadiah dipilih langsung oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam.
Mereka adalah Herawati Saing, juru masak di rumah makan gratis Tomoni; Juliana, seorang ibu tunggal yang aktif mendampingi anak-anak yatim di PPA; Mardianah, petugas kebersihan jalan di wilayah Malili; Hasrullah Jali, guru di SDN 266 Bantilang, Kecamatan Towuti; Misranti, tenaga kesehatan di Pustu Dandawasu, Kecamatan Wasuponda; serta Muh. Saleh, imam Desa Batu Putih, Kecamatan Burau.





