GASKAN INDONESIA, LUTIM- Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mulai membuka peluang baru bagi warga desa untuk berkembang dan menatap masa depan yang lebih luas. Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), seleksi calon peserta Program Kursus Bahasa Mandarin dan Bahasa Inggris resmi diumumkan, sebagaimana tertuang dalam surat tertanggal 21 April 2026 yang dikirim ke seluruh kepala desa.
Program ini bukan sekadar pelatihan bahasa. Di baliknya, ada harapan besar agar masyarakat desa—terutama generasi muda—memiliki bekal untuk bersaing di dunia kerja yang semakin terbuka dan kompetitif. Kemampuan berbahasa asing kini menjadi salah satu kunci untuk mengakses peluang, baik di dalam negeri maupun hingga ke luar negeri.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menggandeng Lembaga Kursus Pelatihan Access English dalam proses seleksi dan pelatihan. Para kepala desa pun diminta aktif mencari calon peserta terbaik di wilayah masing-masing pada 22 hingga 24 April 2026, sekaligus menyiapkan tenaga admin guna memperlancar proses pendaftaran.
Di tingkat desa, program ini disambut dengan antusias. Kepala Desa Wewangriu, Budiman Kasim, melihat inisiatif ini sebagai langkah nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi program ini karena membuka peluang besar bagi generasi muda desa untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing. Ini sangat penting, karena sekarang banyak pekerjaan mensyaratkan kemampuan Bahasa Inggris maupun Mandarin,” ujarnya.
Lebih dari itu, ia berharap program seperti ini tidak berhenti di satu kesempatan saja. Menurutnya, keberlanjutan program akan semakin memperluas manfaat dan membuka lebih banyak pintu bagi warga desa.
“Kami berharap program ini bisa terus berlanjut, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Ini bisa menjadi jalan bagi warga untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik,” tambahnya.
Program ini diharapkan menjadi jembatan bagi masyarakat desa untuk meningkatkan keterampilan sekaligus kepercayaan diri dalam menghadapi dunia yang semakin terhubung. Dari desa, langkah kecil ini bisa menjadi awal menuju peluang yang lebih besar.(**)





